Macam-macam cabang ilmu Bahasa Arab

blogger templates


Macam-macam cabang ilmu Bahasa Arab

Assalamualaikum warahmatullahi wabarokatuh teman-teman semua selamat datang di blog ini semoga bisa menginspirasi kita semua untuk terus berkarya.

Pada artikel kali ini kita akan membahas mengenai macam-macam cabang ilmu bahasa arab yang mungkin banyak dari kita yang belum mengetahinya.

Bahasa arab merupakan ilmu yang sangat penting terutama bagi orang-orang yang hendak mendalami agama Islam. Kedudukan bahasa arab di dalam keilmuan Islam merupakan ilmu alat yakni ilmu yang digunakan sebagai sarana untuk mempelajari ilmu-ilmu lain. 

Tanpa memahami bahasa arab dengan baik maka seseorang akan mengalami keterbatasan di dalam memahami nash-nash baik dari Al-Quran, Sunnah ataupun kitab yang disusun oleh para ulama. Oleh karenanya bahasa arab menjadi ilmu yang wajib untuk dipelajari dalam rangka memperdalam keilmuan seseorang di dalam mempelajari agama Islam.

Mungkin teman-teman semua telah sering mendengar istilah nahwu dan shorof. Nahwu dan shorof merupakan 2 ilmu dasar yang pasti dipelajari siapapun saat ingin belajar bahasa arab, selain nahwu dan shorof ternyata masih banyak cabang ilmu bahasa arab yang mungkin masih asing di telinga kita. Para ahli bahasa arab merumuskan ada 13 cabang ilmu bahasa arab yang semua ilmu tersebut disebut dengan istilah "Ulumul Lughah" atau terjemahannya adalah "ilmu-ilmu bahasa", berikut rinciannya :

macam-macam cabang ilmu bahasa arab
  1. Ilmu Lughah : 

    Ilmu lughah merupakan ilmu yang mengurai kata atau lafadz berbahasa arab beserta maknanya. Dengan ilmu lughah ini seseorang dapat memahami asal kata dengan seluk beluk kata tersebut. Tujuan dari ilmu ini adalah agar dapat memberikan pedoman di dalam percakapan, penulisan surat, pidato sehingga seseorang dapat menyampaikan kata-kata dengan baik dan dapat menulis dengan baik pula.

  2. Ilmu Nahwu : 

    Ilmu nahwu adalah ilmu yang mempelajari perubahan akhir dari suatu kata berdasarkan kedudukan kata tersebut di dalam kalimat. Ilmu ini sangat penting untuk menghindarkan pembaca dari kesalahan menentukan kedudukan suatu kata di dalam kaliamat yang dapat berakibat merubah makna dari kalimat itu sendiri.

  3. Ilmu Shorof : 

    Ilmu Shorof merupakan ilmu yang fokus pembahasannya mengenai perubahan bentuk kata. Perubahan bentuk kata ini dimaksudkan untuk mendapatkan kata yang sesuai dengan makna yang diinginkan.

  4. Ilmu Isytiqaq :

    Ilmu ini membahas tentang asal dari suatu kata dan pemecahannya serta imbuhan apa yang memasuki kata tersebut. Ilmu ini hampir serupa dengan ilmu shorof.

  5. Ilmu 'Arudh :

    Ilmu 'Arudh merupakan cabang dari ilmu bahasa arab yang terkait dengan sastra arab baik berupa syair maupun puisi. Di dalam ilmu Arudh ini akan membahas tentang wazan-wazan (timbangan / pola) pada syair yang tujuannya adalah untuk membedakan antara syair dengan yang bukan syair. Wazan-wazan tersebut dikenal dengan nama bahar syair. Diantara bahar-bahar syair dalam ilmu arudh ini adalah bahar thawi, bahar basith, bahar madid, bahar wafir, bahar hijaz, bahar kamil, bahar rozaz, bahar sar'i, bahar khafif dan lain sebagianya.

  6. Ilmu Qawafi :

    Ilmu qawafi ini diprakarsai oleh Muhalil bin Rabi'ah paman dari Ammrul Qaisy. Ilmu qawafi ini membahas mengenai suku kata terakhir dari bait-bait syair sehingga dapat diketahui keindahan dari suatu syair.

  7. Ilmu Qordhus Syi'ri :

    Merupakan ilmu yang membahas mengenai karangan berirama dengan tekanan suara tertentu yang berguna untuk memudahkan di dalam menghafal syair ataupun mempertajam daya ingat pembaca syair.

  8. Ilmu Khat :

    Ilmu khat ini ilmu yang mempelajari tentang huruf dan bagaimana merangkainya, bentuk halus atau bentuk kasarnya serta termasuk di dalam ilmu ini adalah seni menulis indah. Diantara macam khat adalah diwan, tsulus, parsi dan khat nasakh.

  9. Ilmu Insya' :

    Ilmu yang digunakan dalam bidang karang mengarang baik buku, surat, cerita, pidato dan lain sebaginya yang bertujuan untuk menghindarkan dari kesalahan di dalam suatu karangan.

  10. Ilmu Mukhadarat :

    Cabang ilmu bahasa arab yang mempelajari bagaimana memperdalam pada suatu persoalan untuk didialogkan ataupun diperdebatkan dalam suatu forum atau majlis sehingga ilmu ini bermanfaat didalam mengasah keterampilkan berargumentasi, bertutur dan juga mengungkapkan cerita.

  11. Ilmu Badi' :

    Ilmu Badi' merupakan cabang ilmu bahasa arab yang fokus pada penguasaan seluk beluk sastra yang dengan ilmu ini seseorang dapat meletakkan suatu kata sesuai pada tempatnya sehingga sedap didengarkan dan juga mudah diucapkan.

  12. Ilmu Bayan :

    Ilmu bayarn merupakan cabang dari bahasa arab yang menetapkan kaidah-kaidah untuk mengetahui makna yang terkandung dari suatu kalimat. Ilmu ini ditemukan oleh Abu Ubaidah yang di tulis di dalam sebuah kitab berjudul "Muujazu Al-Qur'an" yang kemudian dikembangkan oleh ahli lughah yang lain  seperti Imam Abu Qahir, Ibnu Mu'taz, Al Jahiz, dan lain sebagainya. Tanpa mempelajari ilmu ini seseorang tidak dapat menilai atau bahkan memahami isi Al-Quran dan Sunnah dengan sesungguhnya.

  13. Ilmu Ma'ani :

    Cabang ilmu yang terakhir adalah ilmu ma'ani, ilmu ma'ani merupakan ilmu yang digunakan untuk menentukan kaidah didalam pemakaian kata sesuai dengan kondisi dan situasi yang dalam istilah bahasa arab sering disebut dengan "Muthabiq lil atau muqtadhal Hal" yang bertujuan untuk mengetahui I'jaz Al-Qur'an (mukjizat Al-Quran) dan juga keindahannya. 
Demikian macam-macam cabang ilmu bahasa arab yang disadur dari buku "Pengantar Sastra Arab"  karya H. Fuad Said Terbitan Medan : Pustaka Babussalam, 1984. 

Wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh

0 Response to "Macam-macam cabang ilmu Bahasa Arab"

Posting Komentar